Thursday, 1 December 2016

All About Dream Card





Again, its been a long time no blogging. Dan parahnya banyak hal yang teradi dihari - hari saya, hal baik bahkan hal buruk sekalipun.Well, disini saya mau sharing - sharing kejadian yang TIDAK mengenakkan. Disini saya akan cerita apa adanya dan lagi - lagi memang saya harus memuji Bank BCA karena memang pelayanannya YANG OKE BANGET DARI TAHUN KE TAHUN.

Well, apa yang saya ceritakan berikut ini ternyata setelah saya cek di Internet juga sudah banyak sekali terjadi. Silahkan cek di forum2 atau di blog yang lainnya. Bahkan kalau kamu buka google dan ketik key wordnya "dream card" pasti otomatis keluar word "penipu".



Disini saya akan membahas tentang Dream Card. Saya tidak ingin mengucapkan kata penipuan, walaupun sebenarnya itu yang saya rasakan. Karena saya cek secara keseluruhan di komen2 juga ada dari pihak Dream Card yang menjelaskan kalau merekan bukanlah pihak penipu, namun penjelasan tersebut hanya dijelaskan secara gamblang, dan setelah saya teliti kalimat / informasi yang disampaikan oleh pihak Dream Card di kolom komentar di forum / blog orang ternyata alamat email / no hp / nomor yang bisa di hubunginya berbeda2 satu dengan yang lain, dan saya rasa itu sangat relevan dengan apa yang saya alami kemarin itu.

Well kronologinya seperti ini kira - kira : suatu pagi menjelang siang saya lagi sibuk - sibuknya bekerja, dan tiba - tiba saya di telp oleh nomor yang tak dikenal di hp saya memakai nomor 021 - xxx * nanti saya akan list nomornya apa - apa saja. Nah, yang menelepon saya ini adalah seorang perempuan mengaku dengan nama A *saya lupa namanya siapa dan mengaku dari perusahaan Cakrawala ingin menawarkan promo CC, Mbak ini mengaku kalau perusahaannya bekerjasama dengan pihak bank - bank di Indonesia, sebelum dia melanjutkan promosinya, sebelumnya dia mengkonfirmasi data pribadi saya YANG SEHARUSNYA ITU RAHASIA. Dia tau SEMUA data bank saya, seperti nama panjang, no HP, alamat, Tipe CC card saya bahkan *kalau ga salah mereka juga tau limit CC card saya. Dengan begitu secara otomatis saya percaya dengan perusahaan ini. Dan mbak marketingpun melanjutkan promonya, kira promonya itu seperti ini : Jadi kita ada tambahan promo mbak menggunakan kartu tambahan, kartu ini bisa mbak gunakan untuk berbagai promo belanja di mall2 ataupun untuk booking tiket dan Hotel. Kebetulan saya sebentar lagi akan berulang tahun dan berkeinginan untuk berlibur. Sayapun menanyakan apakah kartu promo ini bisa digunakan di tenant2 seperti MAP gitu ? Jawab mbak marketing tersebut bisa ibuk lihat dibuku panduannya, disitu banyak daftar tenant yang berlangganan dengan kita, dan dibuku petunjuk nanti akan info lengkapnya termasuk cara pemakaiannya. Ibuk nanti akan mendapat buku petunjuk, dompet cantik *saya juga pakai mbak, dan juga power bank, kalau ibuk setuju maka nanti pihak konfirmasi akan menelepon.

Tidak lama ada yang telpon lagi dengan nomor yang berbeda, mengaku sebagai pihak konfirmasinya, dan menjelaskan lagi secara singkat, syaratnya itu kira2 : kartu dapat dipakai minimal 6 bulan, dan harus deposit dulu sebesar 3.125.000 , 3 juta sekian itu cara pembayarannya dengan cara cicilan langsung *karena katanya sudah bekerja sama dengan pihak bank. Dan kalau setelah 6 bulan kartu promo itu ga dipakai maka deposit akan dikembalikan, jika ibuk oke maka kami akan mengkirimkan kurir untuk memberikan kartu beserta bingkisan lainnya, ibuk kira2 ada dikantor jam berapa? karena tidak bisa diwakilkan jadi harus di terima langsung oleh orangnya.

sayapun menyebutkan dimana dan kapan bisa ketemu saya langsung untuk memberikan barang tersebut. Akhirnya tibalah dimana saya ketemu dengan kurir tersebut, dan sikurir memberikan saya buku petunjuk dan kartu serta power bank dan dompet cantik * yang saat saya buka dompet tersebut sekelas dompet tanah abang palingan dijual dengan harga 50 rb. Saat saya sedang melihat - lihat bukunya, kurir tersebut langsung minta kartu CC saya, dan tanpa permisi atau mengkonfirmasi nominalnya atau bertanya pingin pakai TTD or pin, kurir tersebut main minta CC dan langsung swap CC saya ke mesin EDC bank 'rakyat' dan langsung keluar struknya, disitu saya masih belum curiga. Dengan terburu - buru kurir tersebut meminta TTD saya dan langsung pamit dengan terburu2. Begitu saya masuk dan ketemu dengan teman - teman saya, saya langsung di Intrograsi karena mereka curiga dengan orang yang sedang berkomunikasi dengan saya di depan tadi. Saat diintrogasi disitulah saya sadar kalau saya sudah kena tipu, terlebih lagi saat saya mengecek struk pembayaran saya yang digesek dengan kurir tadi, ternyta sama sekali tidak ada cicilannya -  CC saya langsung di gesek bulat2 3 juta sekian. Langsung saya panik dan menelepon ke telepon yang menelepon ke hp saya tadi, dan nomor - nomor tersebut sibuk semua. Lalu, saya menelepon ke no HP yang tertera di kwitansi, juga tidak diangkat - angkat. Lalu saya meng sms nomor tersebut berpura - pura untuk menanyakan info lain seputar barang yang sudah saya dapatkan, dan akhirnya dibalas dengan isi sms menyuruh saya langsung telp ke cust servicenya di nomor yang ia beri.

Saat telp bedeeewwwww BANYAK sekali alasan / penjelasannya sampai jujur saja saya MAU NEKAT LAPOR POLISI. Memang ditanggapin dengan sopan dan selakunya perusahaan resmi, tapi lama - kelamaan ketauan belangnya. Saya di over2 terus, nanti tetiba telp keputus dan ada lagi yang telp ke hp saya dengan nomor yang lain dan orang yang lain, setelah orang tersebut ga mampu menghandle saya terputus lagi dan ada lagi telp ke hp saya dengan nomor yang lain dan orang yang berbeda. Dan penjelasannya beda2 ada yang mengaku bisa direfund tapi harus potong 20% dari biaya deposit, ada yang bilang keu-keh ga bisa refund harus tunggu 6 bulang kemudian!! PERTANYAANNYA - kalau 6 bulan kemudian perusahaan bangkrut gimana??? perusahaan sekelas Lion Air aja dulu pernah bermasalah sampai yang punya kantor cabang pada kabur tanpa ada penjelasan atau ganti rugi. Apalagi perusahaan yang seperti ini ???!! yang kemungkinan fake! Sampai akhirnya ada Mbak yang bernama Dini, yang bisa koorperative ngeladenin cerewetnya saya. Meminta waktu 3 hari untuk menanyakan kepada atasan. Mbak ini mengaku sebagai customer servicenya, masakan iya seorang customer service bisa terkoneksi langsung dengan owner *jika ini perusahaan resmi dan besar. Dan saat saya korek - korek lagi sempat ketauan telak belangnya. Disaat saya meminta void transaksi saya barusan. Dan pihak Dream Card memberi alasan sudah tidak bisa di void karena setiap kali transaksi sudah langsung di Settlement. DAN ITULAH KUNCINYA. Mereka selalu mensettlemen mesin EDCnya agar kalau customernya berubah pikiran transaksi sudah tidak bisa di void, secara yang gesek hanya seorang kurir. Pastinya itu kurir bisa di omel kalau sampai gagal transaksi tersebut, secara juga team marketingnya sudah dengan jitu menangkap ikan - si kurir tinggal tangkap ikan dari jaringnya.

Saat saya bilang "ohhh begitu yahhh cara kalian supaya customer tidak bisa cancel, langsung di settlement." Dan mbak tersebut cuma cengir.

Tiga hari mereka meminta waktu akhirnya sampai juga waktu 3 hari mereka menelepon saya balik dengan orang yang sama seorang cust service bernama mbak Dini yang menelepon saya menyatakan FIX TIDAK BISA REFUND HARUS TUNGGU 6 BULAN. Kali ini mbak Dini tidak banyak ngomong langsung to the point, dan berkali - kali saya bilang kalau caranya seperti ini saya merasa ditipu KARENA apa yang ditawarkan marketing awal TIDAK SESUAI dengan saya dapatkan, bahkan buku panduan itu - tidak ada panduan pemakaiannya, hanya berisi note book dan kupon yang GA SEMUANYA VALID. Karena sudah hopeless, dan karena saya juga udah dapat banyak review BURUK dari internet maka saya tidak mau banyak menuntut, cukup ikut cara main mereka dan segera LAPOR KE PIHAK BANK.

Disini saya memakai CC dari Bank BCA, dan UNTUNGNYA Bank BCA SANGAT cepat respon, begitu saya laporkan dan buat sanggahan dan buat surat pernyataan yang isinya kronologi. Hanya selang beberaoa hari / hampir seminggu saya di telp balik dengan pihak bank untuk mengirimkan semua barang yang saya terima kealamat yang tertera di kwitansi atau alamat apapun yang ada. Dan pihak bank sangat menganjurkan saya untuk kirim via JNE or TIKI - JANGAN SAMPAI KIRIM LANGSUNG KEALAMATNYA BY MY SELF, dan saya mengikuti anjuran dari BCA, dan disitu saya sudah punya harapan positif kalau uang saya akan di proses, hanya saja saya tidak menyangka kalau uang saya akan diproses secepat hanya dalam waktu kurang / pas 1 bulan, dimana saya melihat review orang kalau mereka bisa menunggu 3 - 6 bulan, dan saya juga punya kesempatan mengetahui info lain dari mas2 teknisi EDC.

Jadi, saat saya menunggu hasilnya saya sangat menunggu mas teknisi EDC datang ke toko, karena ada beberapa hal yang pingin saya tanyakan. DAN TAK SAYA SANGKA, KALAU SAYA AKHIRNYA MENDAPATKAN BANYAK SEKALI INFORMASI.

Berdasarkan cerita mas teknisi dari salah 1 bank tersebut, memang setiap bank pasti punya OKNUM!, dan pernah ada yang sampai ketangkap! biasanya orang - orang yang berani main itu adalah orang yang punya jabatan, dan biasanya perusahaan bodong / penipu seperti ini akan diminta bayaran supaya mesin EDCnya tidak di blockir, atau jika di blokirpun dapat segera di loloskan lagi. Dan kebanyakan dari oknum tersebut menerima bayaran tidak sedikit, bisa minimal 10 juta PER BULAN.  Dan untuk perusahaan yang seperti itu pasti akan didaftarkan sebagai member - member tersendiri lagi alias member VIP. supaya semisalkan ada teknisi mau ngecek bisa alasan tidak ada ditempat jadi mesin tidak pernah di cek2 seumur hidup, atau kalaupun kena cek palingan dia udah standby ditempat. Biasanya perusahaan seperti yang kamu ceritakan itu pakai mesin EDC yang bisa bawa2 dan seringkali kalau mau di cek alasannya mesin sedang dibawa. Bahkan kami teknisi, terkadang suka hapal nama2 orang marketing / orang kantornya jika mau mengurus mesin EDC dari marketing / nama orang A maka. kebanyakan dari kami yang sudah tau kalau itu pasti *black market kami biasanya menolak, ya kalaupun harus mengurus, kami pastinya hati2 sebisa mungkin kami tidak ikut campur, karena kami tau - jika sampai ketahuan bukan hanya pecat tapi juga bisa di penjara.

Kami sesama teknisi juga sama2 tau soal begituan cuma memang 1 : 10 untuk perusahaan yang seperti itu - langka - tapi pernah ada kejadian ada yang sampai ketanggkap!!!

Well, guys info ini sangat membantu!!!! saya disini tidak menjelekan bank apapun tapi disini jelaskan setiap bank itu PASTI ADA OKNUMnya. Jadi kalau kamu pihak bank yang kubu positive membaca ini tolong please CROSS CHECK atasan / anak buah mu!!! Tapi kalau kamu sendiri oknunya ckckckckc - cepatlah bertobat!

Dan untuk kasus Dream Card ini saya tidak bisa bilang menipu atau ga tapi yang jelas disini saya sudah merasa tertipu, terlebih - lebih banyak sekali penjelasan kalian dari 1 orang/marketing dengan orang lainnya tidak sama. Karayawan A bilang A, trus karyawan B bilang B dan sudah bnyak korbannya, yang rugi dari 2 - 4/5 juta perorang, yang juga kebanyakan didiamin saja!!!

Kalau kamu korban juga please langsung lapor! apalagi kalau kamu punya kerabat polisi or kepala bank.
Dan untungnya disini Bank BCA sangat cepat tanggap! saya salut!!
Akhirnya uang saya kembali hanya dalam waktu ckup cepat dibandingkan dengan review orang yang memakai bank lain. Bahkan teknisi tersebut juga bilang lama bisa 3 - 6 bulan.

Lalu ada juga info dari rekan saya yang ditelp oleh salah 1 bank *bukan bank BCA ya ^^, dari bank lain menawarkan CC, mbak marketing ini menelepon kenomor rekan saya tapi memanggil nama orang lain ngertikan maksud saya? dan seingat rekan saya , dia hanya mengisi data langganan internet dulu memakai data temannya namun, no hpnya memakai no hp rekan saya, korek punya korek alhasil pihak marketing bank yang menelpon itu mengaku kalau kami *pihak bank/perusahaan memang saling menukar data customer!! WOW!!! SESUATU SEKALI LOHHH!!! Marketing bank mengaku sendiri kalau mereka perusahaan saling menukar data - PADAHAL KITA SEMUA TAU!! Kalau pada umumnya pihak bank selalu sounding kalau data kita aman ditangan mereka, tapi lihatlah???
Saya rasa lagi - lagi ini adalah oknum nakal yang melakukannya. Cukup logika, seorang marketing diminta target customer sebanyak - banyaknya untuk mendapatkan uang, lalu dengan sengaja marketing tersebut menyimpan sendiri data customernya itu lalu disaat punya kesempatan saling menukarkan data tersebut dengan perusahaan lain / dengan rekan kerjanya. ITU SANGATLAH MUNGKIN!!!

Please ya, pembelajaran utk para Bank di Indonesia, sadar ga sadar kalian adalah pelaku oknum tersebut / jika bukan ada baiknya ditinjau dan ditindak lanjuti oknum2 nakal tersebut. KARENA KALAU SAMPAI DATA CUSTOMER JATUH KETANGAN YANG SALAH!!!!! alhasil seperti saya korbannya.

Anggap saja saya kehilangan 2 juta, 1 orang kena 2 juta. Dalam 1 hari sebut saja pihak Dream Card bisa menjaring 5 customer wich is 1 hari dapat 10 juta, 10 juta dikali 30 hari dalam sebulan ????? RP 300.000.000 Anggap saja 100 jutanya untuk bayar listrik dan karyawan - karena saya rasa mereka hanya modal karyawan marketing dan telp yang banyak - saya rasa juga mereka tidak punya gedung sendiri atau menyewa gedung ^^, 200 juta ditangan fresh money!!! ITU KALAU PERHITUNGANNYA 1 ORANG KENA 2 JUTA dan hanya 5 orang saja perhari! Apakabar yang kena sampai 4 juta ??? apakabar kalau mereka bisa menjaring customer 1 jam 1 orang dimana jam kerja itu ada 8 jam berarti bisa lebih dari 5 orang yang terjaring dalam 1 hari!!!!! BELUM LAGI korban yang hanya mendiamkan / mengiklaskan uang mereka hilang, karena notabene yang kena tipu adalah pemegang kartu kredit baru, dan anggap saja notabene dari korban memiliki gaji 5 jt rata2 perbulan - kalau di tipu 2 juta juga masih bisa ketutup! anggap aja lagi apes berat - gimana yang gajinya diatas 5 juta dan ditipu 4 juta - KALIAN BISA HITUNG SENDIRI BERAPA BESAR KEUNTUNGANNYA??? dimana tenant - tenant yang bekerja sama dengan Dream Card juga ga selamanya kontrak, ada yang bahkan tidak tau dengan dream card itu apa *saat ditelp kesalh satu tenant mengaku tidak tau apa itu Dream Card. dan kartu ini hanya bisa dipakai di tenant tertentu - jika mau booked hotel / tiket harus melapor ke pihak dream card terlebih dahulu - tidak bisa langsung order sendiri. - YA JELAS HARUS LAPOR - karena tenat tiket dan hotel yang bekerja sama dengan Dream Card TIDAK selamanya bekerja sama seperti TRAVELOKA!!! makanya kalau kita mau reservasi hotel harus lewat pihak dream card, nanti pihak dream card sendiri yang membooking hotel tersebut dengan tenant yang masih kerja sama dan bisa kasi harga murah!!!! Dream Card hanya tools!!! saya yang ga punya kartu apa2 pun bisa bekerja sama dengan hotel mana saja asalkan bisa menunjukan sahnya perusahaan saya. Mungkin perusahaan Cakrawala atau apapun itu SAH! punya CV / PT sendiri, tapi belum tentu dengan menu hidangannya yaitu DREAM CARD!.


DAn tips buat kamu!
YAng sudah terlanjur jadi korban :

1. Kalau punya keluarga polisi / bahkan kamu adalah polisi langsung saja diusut!
2. kalau kamu hanyalah orang awam silahkan ke bank bikin surat sanggahan dan pernyataan, kalau berdasarkan pengalaman saya di BCA tidak harus menunggu lama! PROSESNYA CEPAT! dan sangat komunikative.
3. Hati2 dengan telpon tidak dikenal, mungkin saja kamu menganggao itu adalah telp panggilan kerja - mungkin saja juga bisa apapun, tapiiiii kalau kamu ditawarkan ini - itu LEBIH BAIK JANGAN.


Nomor Telp yang menelepon saya :
1. 021 - 78837618
2. 021 - 29315539
3. 021 - 29050155
4. 021 - 29315539
5. 0812 9362 0660
6. 021 - 29050154
7. 021 - 29050155





- LOVE SOLAGRACIA -

16 comments:

Dian Ronita said...

siang mba Farah,

saya sepertinya juga jadi korban dream card ini dari bank BCA, tapi baru sadar skrg klo ini ada modus yg kurang menyenangkan dr dream card ini, saya sudah masuk ke cicilan ke-3 dr sejumlah uang yg katanya deposit yg bisa diambil setelah cicilan selesai, kira2 masih bisa ditangani dengan caranya mba Farah gak ya??

Call me Farah said...

halloo mba, sorry lama balasnya...kalau sudah cicilan begitu saya kurang paham mba, sebab kemarin justru sebelum saya ajuin cicil CS BCA bilang jangan di ajuin cicil karena nanti akan di sangka mbanya setuju dengan transaksi itu...jadi memang kemarin saya "TERPAKSA" bayar full (iklasin) but after that setelah melalui proses2 dan menunggku kira2 hampir sebulan uang saya kembali...kalau pun mba udah terlanjur cicil dan mau protes ke kantornya juga *sepertinya useless mba..mungkin untuk lebih clearnya mba bisa mengunjungin bank terkait - ceritain aja kronologinya.

Louis said...

Halo, saya juga baru kena nih sama Dream Card.
Mbak Farrah ada contoh surat sanggahan yg buat dikasih ke BCA ?
Saya uda telpon halobca, untuk sanggah transaksi ini. Tapi katanya untuk batalin harus ada surat void dari merchantnya, saya uda minta sama pihak mereka, mereka ga bisa cancel / bikin surat void karena uda settlement.
Sekarang gimana caranya saya bisa sanggah kalo surat voidnya ga ada mba ?
Karena itu saya minta surat sanggahannya, kalo mbak bersedia saya kasih email saya buat dikirim.

Terima kasih ya.

Call me Farah said...

halloo Lois..

iyahhh kalau diurus by call BCA maka pihak BCAnya akan minta bukti void - dan sementara pihak perusahaan GA AKAN pernah mau cancel *apapun alasannya.

Jadi saya kemarin langsung kebank BCA terdekat bawa semua bukti2 - dan ceritakan kronologinya, *memang nanti dibank akan ditelp ke halo bca tapi seenggaknya dari bank sendiri prosesnya lebih didahulukan, seperti pembuatan surat sanggahan itu hanya berisi kronologi kejadian - serta dibutuhkan fotocopy ktp dll, dan semuanya itu saya kemarin langsung minta dibuatkan dibank itu, dan langsung diemail disaat itu juga, jadi saya tinggal tggu berita selanjutnya dan follow2up saja, tidak lagi repot2 untuk scan KTP blabla....krn di Bank smua sdh ada.

arief hidayat said...

saya barusan banget kena mbak.. ada contoh surat sanggahan nya gak mbak farah.. tadi soreh saya debit bca card rp. 2.000.000

arief hidayat said...

saya barusan banget kena mbak.. ada contoh surat sanggahan nya gak mbak farah.. tadi soreh saya debit bca card rp. 2.000.000

ratih yusuf said...

Halo Mba,

saya terkena tipu juga. saya mau mengikuti saran mba untuk ke bank nya. nah tapi bikin surat sanggahannya bagaimana ya? ada contohnya? karena kan kita sudah transaksi ya. apakah bank mau refund jika kita yang bertransaksi? bagaimana menjelaskannya kalau kita diminta buru2 gesek kartu dan tidak minta void nya?

waktu mba bikin pengaduan langsung, boleh tau gimana bilang ke bank nya?

mohon bantuannya banget mba karna sy masih pengguna baru kartu bca.

boleh email: nur.ratih@rocketmail.com / 08989198051.

ditunggu mba replynya :) makasiih

ILMIE NIXMA said...

Saya juga baru saja kena tipu dengan model seperti itu, jadi kmrn mba Farah mau tidak mau bayar semua tagihannya yaa....lalu refund dari bank prosesnya gmn yaa mba?? tapi ini CC saya dari bank BNI. Kejadiannya sama persis dgn pengalaman mba Farah, sy lagi was" banget ini gmn sama tagihannya. Sdh mengajukan surat tangguhan via call center BNI tp blum ada respon. mohon dijelaskan detai soal proses refund dengan bank donk mba...

Call me Farah said...

hallo semuanya, maaf baru sempat online, iyah diawall memang mau ga mau harus bayar dulu, karena kalau pengajuan cicil maka akan dianggap menyetujui transaksi, untuk bikin surat sanggahan bisa dibantu dengan pihak bank, hanya bercerita kronilogi kejadiannya saja, lalu menyatakan bahwa anda tidak merasa bertansaksi sesuai dengan yang dijanjikan.

untuk lebih detailnya bisa ditanyakan kepihak bannknya ya, soalnya kemarin saya juga di bantu oleh pihak bank

Gentur Biwahyuda said...

Hallo mba Farah, saya mau share juga nih buat masalah Kartu Mimpi (Dream Card) ini,saya tidak sampai menggesek CC saya di mesin EDC mereka sih

kronologi sama persis awal2 ada 3 orang yang kontak

1. Pak Handoko penelpon pertama (sepertinya bagian inisiator/pencari no. tlp yng aktif setelah di angkat dia nanya alamat kantor/rumah lalu di lempar ke aktor no.2)

2. Pak Aldo penelepon ke-2 (mengaku sebagai pihak konfirmasi, dia nanya lagi alamat lalu kasih info bahwa kurir nya nanti yang datang ke tempat)

3. Pak Agus kurir (membawa EDC MANDIRI dengan stiker security/ tera ulang mesin sudah kadaluwarsa dan rusak/sobek)

Setelah kurir datang saya di berikan 3 item
1. kartu
2. buku pentunjuk tapi isinya kupon
3. merchandise (kebetulan celana kesehatan yng di bawa kali ini)

Kurir terlihat gemetar setelah saya tanya :

"Bagaimana bisa anda dapat data kartu saya yang BCA tetapi masih tanya2 alamat ketika datang ke tempat, biasanya telemarketing sejenis asuransi atau yang lain akan langsung memiliki data2 alamat kantor/rumah tanpa perlu tanya langsung ke saya"

"Pak handoko dan aldo sudah konfirmasi kartu saya adalah BCA, tetapi kenapa anda bawa nya mandiri?"

Saya meminta dia mengeluarkan EDC nya dari tas, saya mengecek fisik EDC tersebut dan ternyata striker warranty sudah rusak dan tanggalnya sudah lewat (kalau tidak salah tahun 2012 bulan 10). Mesin EDC resmi dari bank setau saya harus di tera ulang/ dikembalikan ketika tanggal di sticker tsb. lewat batas waktunya, dan tidak boleh rusak. Ini menandakan bahwa EDC tersebut bukan resmi yang secara periodik di cek oleh teknisi, atau bahkan sudah di kustomisasi karena stiker rusak.

Saya menebak kalau struk tsb. nantinya akan di isi dengan tanda tangan anda (dipalsukan) yang anda bubuhkan di kertas persetujuan yang turut di bawa oleh si kurir. Lalu di tagihkan ke bank ybs.

Seperti kata mba Farah, jika sudah terlanjur segeralah lapor ke pihak bank dan lakukan sanggahan transaksi.

Gentur Biwahyuda said...

Hallo mba Farah, saya mau share juga nih buat masalah Kartu Mimpi (Dream Card) ini,saya tidak sampai menggesek CC saya di mesin EDC mereka sih

kronologi sama persis awal2 ada 3 orang yang kontak

1. Pak Handoko penelpon pertama (sepertinya bagian inisiator/pencari no. tlp yng aktif setelah di angkat dia nanya alamat kantor/rumah lalu di lempar ke aktor no.2)

2. Pak Aldo penelepon ke-2 (mengaku sebagai pihak konfirmasi, dia nanya lagi alamat lalu kasih info bahwa kurir nya nanti yang datang ke tempat)

3. Pak Agus kurir (membawa EDC MANDIRI dengan stiker security/ tera ulang mesin sudah kadaluwarsa dan rusak/sobek)

Setelah kurir datang saya di berikan 3 item
1. kartu
2. buku pentunjuk tapi isinya kupon
3. merchandise (kebetulan celana kesehatan yng di bawa kali ini)

Kurir terlihat gemetar setelah saya tanya :

"Bagaimana bisa anda dapat data kartu saya yang BCA tetapi masih tanya2 alamat ketika datang ke tempat, biasanya telemarketing sejenis asuransi atau yang lain akan langsung memiliki data2 alamat kantor/rumah tanpa perlu tanya langsung ke saya"

"Pak handoko dan aldo sudah konfirmasi kartu saya adalah BCA, tetapi kenapa anda bawa nya mandiri?"

Saya meminta dia mengeluarkan EDC nya dari tas, saya mengecek fisik EDC tersebut dan ternyata striker warranty sudah rusak dan tanggalnya sudah lewat (kalau tidak salah tahun 2012 bulan 10). Mesin EDC resmi dari bank setau saya harus di tera ulang/ dikembalikan ketika tanggal di sticker tsb. lewat batas waktunya, dan tidak boleh rusak. Ini menandakan bahwa EDC tersebut bukan resmi yang secara periodik di cek oleh teknisi, atau bahkan sudah di kustomisasi karena stiker rusak.

Saya menebak kalau struk tsb. nantinya akan di isi dengan tanda tangan anda (dipalsukan) yang anda bubuhkan di kertas persetujuan yang turut di bawa oleh si kurir. Lalu di tagihkan ke bank ybs.

Seperti kata mba Farah, jika sudah terlanjur segeralah lapor ke pihak bank dan lakukan sanggahan transaksi.

Septi Ariyani said...

Hallo mba farah. Saya juga baru saja kena tipu 4 hri yg lalu, lalu sehari kmudian saya lgsg tlp pihak banknya. Namun tidak memberikan solusi sama sekali, apa yg harus saya lakukan mba agar uang saya kembali?

Saia Manda said...

Hai Farah.
Saya jg kena bln mei kmrn 2.700.000
Memang BCA sdh mengembalikan full dana sy.
Yang jd masalah skrg BCA kembali menagihkan transaksi tersebut.
Apa km jg seperti itu, lalu apa yg harus sy lakukan ?
Please respon.

Unknown said...

Mba farah, aku juga korbannya nih. Berati mb suruh bayar dulu y sama pihak bank,,?? Nominal'a lebih besar dr transaksi cc kita gak ya,,??

Yana said...

Waduhhhh.. Barusan aja kayaknya gw kena nihh.. Td sore gw abis transaksi sama org yg ngakunya dr Andromeda Wisata. Kurang lebih ceritanya jg sama, dpt kartu member Dream Card VIP. Gw td transaksi 2.750.000 via CC BNI. Awalnya gw kira itu perusahaan bus wisata, karena gw emang tertarik dgn bus Wisata Andromeda. Dan saat transaksi tadi pun gw konfirmasi ke kurir yg bawa kartu kata dy iya ini sudah termasuk bus dll. Lbh lengkapnya, silakan baca aja di buku panduan. Setelah gw transaksi, gesek kartu + TTD, tuhh kurir pergi. Gw langsung baca" buku panduan.. Tp gw rasa ada yg janggal. Trus gw coba cek di website yg tertera di buku itu: www.dreamcardvip.com tapi webnya kaga bisa kebuka terus.. Gw coba berkali" jg ttep sama. Akhirnya gw coba search di Google pk keyword Dream Card VIP, and JREEEEEEEEENGGG!! Byk artikel ttg penipuan DreamCard! Ahhh Apess dehh gw..

Mgkin itu pertanda jg dari mimpi gw kali yaa.. Td malem gw mimpi, gigi gw copot pas lagi ngaca.
Klo kata org, mimpi gigi copot itu artinya ada keluarga yg meninggal/ kena musibah. Well, karena di mimpi gigi copot sambil ngaca, jd gw sendiri kali yg kena musibah.. Apesss benerr dahh ahh.. Baru juga punya CC, udah ketipu..

Anonymous said...

edisi terbaru dari pihak yg mengatasnamakan pendamping CC yaitu KARTU DISKON DREAMCARD, mengaku bernama NIA, yang dulunya membantu proses aplikasi CC saya tapi sekarang sdh pindah ke bagian merchan / kartu diskon penipuan ini.

saya memang tidak kena tertipu, karena yang model begini sdh sangat sering tlp.
malah kesempatan kali ini waktu saya di hubungi NIA-DREAMCARD, saya langsung menghubungi CS Bank CC saya & saya speakerkan, jd dr Bank CC saya mendengar langsung.
saat pihak bank mengatakan minta nomer tlp NIA, tlp segera dia matikan.

pesan untuk pengguna CC agar lebih berhati2, biasanya pihak bank penerbit CC pasti akan memberikan info resmi di web bila ada promo, dan promo yang benar langsung tertera di toko2 yg sedang memberi promo dr CC yg kita miliki

081385783523 - nomor saya simpan dg nama NIA DreamCard Penipu.
turut prihatin bagi yg menjadi korban,,
semoga tulisan ini bermanfaat